Mengapa Industri Herbal Memilih Rebepal Madu
Produsen jamu dan suplemen membutuhkan bahan baku madu yang lebih dari sekadar "asli" — mereka butuh dokumentasi yang bisa diaudit, konsistensi antar batch, dan kepastian halal dari lembaga resmi.
Rebepal Madu memenuhi tiga kebutuhan itu sekaligus:
-
1. Halal BPJPH — bukan sekadar klaim
Sertifikat Halal resmi nomor ID31110013869911123 dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Berlaku dan dapat diverifikasi untuk keperluan audit bahan baku produk herbal terdaftar BPOM. -
2. CoA per batch — bukan per produk
Setiap pengiriman disertai Certificate of Analysis hasil uji laboratorium mengacu SNI 8664:2018. Parameter mencakup kadar air, HMF, aktivitas diastase, dan gula pereduksi — sesuai kebutuhan dokumentasi industri herbal. -
3. Traceable hingga peternak sumber
Setiap batch dapat ditelusuri ke wilayah panen dan peternak mitra. Tidak ada madu campuran atau blending antar batch — menjaga konsistensi profil nektar yang dibutuhkan formulasi produk herbal.
Akses legalitas lengkap → CoA, Izin Edar, Sertifikat Halal
Varian yang Paling Banyak Digunakan Industri Herbal
| Varian | Karakter | Penggunaan Umum |
|---|---|---|
| Multiflora (Blora) | Kadar air 21–22%, stabil | Bahan baku jamu cair, sirup herbal |
| Randu (Jepara) | Kadar air 23–24%, harum | Produk wellness, madu herbal retail |
| Akasia (Riau/Jambi) | Warna gelap, manis-asam | Formulasi khusus, tonic herbal |
Spesifikasi Supply untuk Industri Herbal
- ✓ MOQ: 50 kg per varian
- ✓ Kapasitas: hingga 3 ton/bulan
- ✓ Lead time: 2–3 hari kerja
- ✓ Dokumen tersedia: CoA, Halal BPJPH, Izin Edar
- ✓ Pengiriman: seluruh Indonesia
Lihat varian produk → Nektar Madu Murni Lokal